Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeSelamat Datang!Jun 19, 2007
IL MAGNIFICO ECO

"The postmodern reply to the modern consists of recognizing that the past, since it cannot really be destroyed, because its destruction leads to silence, must be revisited: but with irony, not innocently. I think of the postmodern attitude as that of a man who loves a very cultivated woman and knows he cannot say to her, ''I love you madly,'' because he knows that she knows (and that she knows that he knows) that these words have already been written by Barbara Cartland. Still, there is a solution. He can say, ''As Barbara Cartland would put it, 'I love you madly..'"

- “Postmodernism, Irony, the Enjoyable,” postscript The Name of the Rose (1984)

Eco III

Umberto Eco adalah seorang novelis, "medievalis", ahli semiotik, kritisi sastra dan filsuf ternama kelahiran Italia tahun 1932. Karyanya yang paling diingat mungkin adalah Il Name della Rosa (The Name of the Rose) yang diterbitkan pada tahun 1980: sebuah buku misteri intelektual yang menggabungkan semiotika di dalam fiksi, analisis kitab suci, study abad pertengahan sekaligus kritik sastra! Novel ini pernah diadaptasi ke dalam film oleh sutradara Jean-Jacques Annaud, dan dibintangi oleh Sean Connery. Selain itu, pengagum James Joyce dan Jose Luis Borges ini juga telah menulis karya fenomenal lainnya seperti Foucault's Pendulum (1989), The Island of the Day Before (1995), Baudolino (2002), The Mysterious Flame of Queen Loana (2005) dan sejumlah esai serta kritik sastra. Saat ini, Eco tinggal di Milan, mengajar di fakultas sastra dan filsafat Bologna University, mengisi kolom mingguan di koran L'Espresso,dan mengurus 50.000 koleksi bukunya.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAHAS adalah media yang membahas bahasa, sastra dan budaya dengan perspektif keilmuan. Bahas adalah salah satu dari sekian banyak upaya untuk menciptakan masyarakat kritis dan berbudaya; mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang didapat di dalam lingkaran akademis dalam memandang dan menyikapi fenomena kehidupan sehari-sehari; dan sebagai sarana unjuk ekspresi dan pengembangan ilmu pengetahuan dan kemampuan civitas akademika lewat bentuk media.

BAHAS mencakup lima hal:
1) Kajian Budaya - Analisis budaya berperspektif kajian budaya dan segala sesuatu yang berhubungan dengan produk-produk budaya massa dan populer.
2) Studi Sastra - Kritik, teori dan sejarah sastra.
3) Linguistik - Pembahasan berbagai fenomena bahasa dengan perspektif ilmu bahasa dan segala sesuatu yang berhubungan dengan linguistik.
4) Resensi - Berbagai macam 'teks' budaya seperti buku, acara televisi dan film.
5) Konten Tambahan - Hal lain yang berhubungan dengan bahasa, sastra dan budaya: Bahasa Inggris, Sejarah, Filsafat, current events, dan lain-lain.

PENGIRIMAN TULISAN:
Bantu kami mengembangkan bank tulisan dengan mengirimkan tulisan Anda seputar bahasa, sastra, budaya ke bahas_club@yahoo.co.id. Tulisan terpilih akan ditampilkan di website ini.

ADMIN & EDITOR:
Gindho Rizano
Edria Sandika
Ivan Atmanagara
Iko Rasaki
Donny Eros
Muhammad Adek
Triando S Frima
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Blog EntryArtikelMar 8, 2012
Oleh Rany Syafrina, S.S. Karya sastra telah dikenal berabad-abad yang lalu sebagai salah satu hasil buah karya seni manusia. Sekarang ini novel, drama, atau puisi yang dibukukan dapat dengan mudahnya, namun pada dahulu kala karya... more
Previous blog entries:
Mar 5-Teori-Teori tentang Tragedi dalam Tragedy: Plays, Theory, and Criticism, karya Richard Levin
Jan 13-Realita Sosial Mahasiswa Hari Ini dalam Perspektif Lacanian
Oct 19-Sebuah Kotak dan Dunia
BAHAS's favorite blog entries:
Jun 6-Special Post: Indeks Tulisan
Apr 30-Special Post: Koleksi Kutipan
Mar 28-Perempuan, Sudahkah Kulitmu Putih Bersinar?
Jan 26-Iklan, Sarana Pembangun Mitos
Dec 28-'What is it in Bahasa?'
Dec 11-Radja, Musik Populer, dan Representasi Jender
Oct 7-Ratu, Musik Populer dan Budaya Patriarkal.
   View All

Photo AlbumGaleri

Teoritikus dan Kritikus Sastra/Budaya
22 Photos, 1 comment

Bahas Club: Para Penulis!
20 Photos, 6 comments

Desain Bahas
4 Photos

   View All

ReviewResensiSep 6, 2010
ThumbnailThe Political Unconscious bukan hanya magnum opus dari kritikus sastra Marxis terbesar Amerika, namun ia juga adalah salah satu pencapaian tertinggi dalam dunia teori kritis. Dalam buku ini Jameson membuat klaim-klaim berani yang akan membuat kening... more
Previous reviews:
Sep 3-Textual Poachers
May 29-Merayakan Sadisme ala Kick-Ass
Apr 9-Slaughterhouse Five (1969)
BAHAS's favorite reviews:
Jan 2-Matikan TV-Mu
Nov 2-Heroes (TV Series)
Oct 28-Naga Bonar Jadi 2
   View All

VideoVideoApr 16, 2009
ThumbnailDalam video ini, Dr. Pema Eden Samdup (Indira Gandhi National Open University) menerangkan hal-hal primer yang perlu diketahui mengenai teori sastra, antara lain definisi teori sastra itu sendiri, objek analisisnya ('teks'), dan berbagai aliran atau... more
Previous videos:
Mar 10-The Pervert's Guide to Cinema (Trailer Film)
Mar 10-The Meaning of Life (Buku)
   View All

LinkTautanMay 28, 2011


NoteKesan & Pesan
   
eartthshades wrote on Sep 22, '11
wiseinsimplicity wrote on Oct 29, '10
trims!
g4lunk wrote on Oct 29, '10
Sepertinya blog ini masih hidup. Sudah baca beberapa. suka dengan tulisan-tulisan kalian.... terusin ya...
handpam wrote on Jun 2, '10
Eh ya, singgah di blog kami ya

http://bl06sasing.wordpress.com

mohon masukannya!!!!
handpam wrote on Jun 2, '10
Nampaknya bahas butuh banyak energi dari generasi muda nih!!!

Regenerasi!!!

bahas wrote on Apr 3, '10
Bagaimana sebenarnya kriteria pengangkatan pahlawan nasional? Dari Abdul Muis sampai Yos Sudarso, Indonesia memiliki pahlawan nasional paling banyak di dunia (138 orang, via wikipedia http://tinyurl.com/yguzfzn). Simak "dongeng" politik Fitra Ananta dalam artikel terbaru Bahas!

cheers!
bahas wrote on Jan 19, '10
Dear colleagues,

Umberto Eco, the Italian philosopher and novelist
will be featured in bahas from this mid January till
February 2010.

Editor
bahas wrote on Jan 15, '10
new article by aliyuna pratisti:
"ramayana: beyond good and evil"
whitemongoose wrote on Nov 22, '09
@tyaekayulianti: I personally and on behalf of Bahas editors greet u the warmest welcome^^
tyaekayulianti wrote on Nov 22, '09
barusan ikut mampir sambil liat-liat..tulisannya menarik :)
thenewneo wrote on Nov 21, '09
betul..
magexcity wrote on Nov 7, '09
gara2 facebook...bahas jadi terbengkalai tampaknya..:)
sautsitumorang wrote on Jul 17, '09
I LOVE SYLVIA PLATH !!!
eyesoferos wrote on Jul 3, '09
Hi, all Bahas people, semoga dapat membantu lebih demi Bahas yang lebih baik.

To Gindho, thanks to entrust me as one of the new co-editor for Bahas Blog. Let's proceed to Bahas print out version.
wiseinsimplicity wrote on Jun 30, '09
@syayid. Soal istilah banyak overlap. Tapi saya percaya cultural studies tidak sama dengan area studies. Ada usaha menyamakan, namun tentunya tak berhasil. Raymond Williams dkk tidak pernah mendirikan area studies, namun mereka mendirikan cultural studies.
wiseinsimplicity wrote on Jun 30, '09
Benar bang. Dipentaskan tahun lalu pada pertunjukan drama bp 05. Terimakasih Bang. Kami cek segera.
donnysyofyan wrote on Jun 29, '09
Assalaamu'alaykum...
Dear editor,
Apa benar novel Frankenstein dipentaskan di kelas drama? Saya baru saja mengirim artikel berjudul Frankenstein: Sebuah Phobia Kelahiran via email. Mohon dicek. Terima kasih.
bahas wrote on Jun 29, '09
Update:

Please welcome Donny Eros as a new co-editor.
syayid wrote on Jun 10, '09
Saya punya pertanyaan ke Bahas. Semoga dapat dijawab ya. Sekedar untuk diskusi.
Perbedaan antara Literary Studies dan Cultural Studies terletak di mana? Kenapa sepertinya saya melihat adanya percampuran antara Literary Studies dan Cultural Studies? Lalu, apa pula kaitannya dengan Media Studies? Ketiga bidang kajian tersebut sepertinya beda-beda tipis.
Berdasarkan standard studi humanities di beberapa universitas eropa dan amerika yang saya baca di sebuah buku, ( akan saya publikasikan resensinya di multiply saya nanti), katanya literary studies berhubungan dengan teks kesusastraan, cultural studies juga teks tapi lebih ke semiotika, dan media studies pada film dan musik.
Nah, di bahas ini, saya baca tulisannya bukan literary studies saja.
Atau memang sengaja untuk dicampurkan dengan kajian media dan budaya juga ya?
Kalau iya, salut deh buat bahas.


Terima kasih atas jawabannya.

bahas wrote on Jun 4, '09
Dear all! BahasKreatif is back. From now on, BahasKreatif will regularly publish works (of art or literature) of English Dept students and alumnus. Thus, we need your contribution to send such creative work as short story, poem, song lyric, painting, photography, book and movie review, and so on. All writings are subect to editing.

BahasKreatif update:
1. 'Pembunuh Hujan', a short story by Afri Meldam
2. Poems by M. Adioska

Cheers...
(BahasKreatif Editor)

ContactsRelasi
apelitumerah
adam
donnysyofyan
Donny Syofyan
airde
Edria Sandika
magexcity
firman
sampahwaktu
Firsta
wiseinsimplicity
Gindho
ivanatm
Ivan
adioska
medi
novrahadi
novra
snegurochka
Snegurochka

   View All